
Tidak semua orang peduli dengan penampilannya tapi semua orang harus peduli dengan kesehatannya. Tetapi ada kondisi tubuh yang bukan hanya berdampak kepada cara berpenampilan tetapi juga kesehatan yaitu perut buncit. Perut bunci merupakan kondisi perut yang terlihat tampak membesar pada ukuran lingkar perut. Umumnya disebabkan karena terjadinya penumpukan lemak berlebih pada bagian perut. Ada dua jenis penumpukan lemak yang bikin perut buncit yaitu lemak subkutan dan juga lemak viseral.
Lemak subkutan merupakan lemak yang letaknya tepat di bawah kulit bisa terlihat dan juga dicubit. Sedangkan lemak viseral terdapat pada sekitar organ dalam tubuh membuat lemak ini tidak bisa terlihat. Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan perut menjadi buncit dan membesar? jawabannya karena asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh lebih banyak dari energi yang dibutuhkan untuk aktivitas fisik. Biasanya disebabkan karena makan terlalu banyak terutama makanan yang mengandung gula tinggi dan juga kolesterol. Ditambah tidak pernah berolahraga membuat penumpukan lemak di perut semakin banyak sehingga membuat perut jadi buncit.
Perut buncit juga bisa menjadi tanda atau alarm berbahaya yang ditunjukkan tubuh. Cara mengetahui tanda-tanda perut buncit menunjukkan alarm berbahaya cukup mudah yaitu dengan menggunakan meteran. Ukur lingkat perut yang sejajar antara ujung tulang panggul dengan pusar dan lihat hasilnya. Jika ukuran lingkarnya melebihi 102 centimeter maka sudah masuk kategori obesitas untuk laki-laki dan di atas 89 centimeter untuk perempuan. Angka tersebut bukan hanya sekedar angka tetapi bisa bisa menjadi timbulnya penyakit pada tubuh. Apa saja penyakit yang bisa terjadi karena perut buncit? simak penjelasannya berikut ini.
Penyakit jantung & stroke
Penyakit yang disebabkan karena perut buncit adalah penyakit jantung dan juga stroke. Penyebabnya karena penumpukan lemak viseral bisa menimbulkan peradangan serta berisiko terkena penyakit jantung. Pada lemak viseral ada yang namanya sitokin yaitu zat yang menyebabkan penyakit jantung. Bukan itu saja, lemak viseral yang tinggi ada kaitannya dengan kadar kolesterol LDL atau lemak jahat yang tinggi dalam tubuh. Lemak jahat LDL bisa menyebabkan penyumbatan di bagian pembuluh darah pada otak yang menimbulkan stroke.
Penyakit diabetes tipe 2
Selain jadi penyebab penyakit jantung atau stroke, lemak viseral dalam tubuh bisa mengganggu kerja dari insulin. Tumpukan dari lemak viseral di tubuh akan memunculkan retinol-binding protein sehingga resistensi insulin meningkat. Hal ini membuat orang dengan perut buncit berisiko terkena diabates melitus lebih tinggi walaupun tidak ada riwayat keluarga yang mengidap penyakit ini. Penyakit diabetes tidak bisa dianggap sepele sehingga harus ditangani dengan cepat ke dokter.
Kanker
Sitokin bukan hanya penyebab sakit jantung tetapi juga bisa mengubah sel sehat menjadi sel kanker. Jenis kanker yang sering muncul karena perut buncit yaitu kanker payudara dan kolorektal. Selain itu, lemak viseral juga menimbulkan fibroblast growth factor-2 yang disingkat FG2 lebih banyak dari lemak subkutan. Zat ini akan mendorong sel-sel tubuh yang normal berubah jadi sel kanker sehingga sangat berbahaya.
Itulah beberapa penyakit yang bisa muncul dikarenakan perut buncit. Jika khawatir dengan perut buncit, mulai sekarang bisa melakukan program diet dengan menerapkan gaya hidup sehat dan rutin olahraga. Jangan lupakan asuransi kesehatan dari BCA Life sebagai proteksi maksimal. Apalagi BCA Life menawarkan asuransi kanker dan penyakit kritis lainnya yang dikenal dengan produk pelindung penyakit kritis. Manfaat produk ini mulai dari diagnosis penyakit kritis stadium awal, menengah, hingga akhir. Apalagi premi yang ditawarkan juga sangat ringan sehingga setiap orang bisa terlindungi secara maksimal dari penyakit kritis. Yuk daftarkan diri sendiri atau keluarga dengan asuransi BCA Life yang lengkap dan pastinya sesuai kebutuhan banyak orang.